cara instalasi listrik

Tahukah kamu jika Listrik yang kamu gunakan  sehari hari untuk nonton TV,mengaktifkan komputer, mengaktifkan Mesin pemecah Buah Kakao dll,diperlukan cara instalasi Listrik yang Baik dan aman supaya kegiatan sehari hari yang memerlukan listrik dapat berjalan dengan baik dan aman.

Pernahkah Anda berpikir apakah cara instalasi listrik dirumahmu sudah benar? Dan pernahkah anda merasa ingin mengetahui cara instalasi listrik yang benar dan aman?

Semua orang menginginkan instalasi listrik di rumah terpasang dengan baik, aman, dan sesuai dengan kebutuhan.

Saat kita ingin melakukan instalasi atau penambahan listrik dirumah,sebagian orang akan lebih memilih memesan jasa instalasi listrik untuk melakukan instalasi tersebut.

Tetapi, untuk sebagian orang yang memiliki pengetahuan mengenai pemasangan Instalasi listrik di rumah,mereka dapat memasang instalasi listrik di rumah sendiri.

Dan ,harus diperhatikan bahwa pemasangan instalasi listrik yang kurang baik dan tidak tepat dapat menyebabkan berbagai macam bahaya seperti kebakaran, kesetrum dan bahaya lainnya.

 

Mari Ketahui Cara Instalasi Listrik  yang Baik dan Aman

 

cara instalasi listrik

Karena besarnya resiko yang bisa ditimbulkan dari pemasangan instalasi listrik yang kurang baik atau tidak tepat, pasti semua orang menginginkan rumahnya dipasang dengan cara instalasi listrik yang Aman, Rapi dan memenuhi standar instalasi listrik yang baik.

Pada Artikel kali ini, akan berisi tentang bagaimana pemasangan Instalasi listrik yang baik dan benar sehingga aman untuk anda dan anggota keluarga dirumah.

Dengan harapan, setelah membaca artikel ini, kita dapat melihat dan memastikan sendiri apakah cara instalasi listrik di rumah kita sudah terpasang dengan Aman dan Benar, baik instalasi listrik yang sudah terpasang selama ini, maupun bagi  yang berencana memasang instalasi listrik di rumah baru.

 

Hal – hal yang perlu Anda Perhatikan pada Instalasi Listrik Di rumah :

 

1. Pastikan instalasi listrik di rumah anda dilengkapi dengan MCB.

 

Jika di rumah anda menggunakan listrik dari PLN, biasanya pada KWH-Meter sudah dilengkapi dengan MCB.
Berapa Ampere ukuran MCB yang benar dan sesuai SNI?

cara instalasi listrik

MCB

 

Cara mengetahuinya juga bisa dengan cara menyesuaikan dengan daya listrik yang terpasang di rumah anda.

  • Kalau daya listrik yang dipasang yakni 900 Watt, maka MCB tersebut menggunakan MCB 4A.
  • Jika daya listrik yang dipasang yakni 1300 Watt, Jadi MCB tersebut menggunakan MCB 6A.
  • Kalau daya listrik yang dipasang yakni 2200 Watt, jadi MCB tersebut menggunakan MCB 10A.

Pastikan ukuran MCB yang dipasang sesuai dengan daya listrik yang terpasang dirumahmu. dan juga harus berstandar SNI dan dipasang di dalam Box MCB.

Fungsi dari MCB:

  • mengamankan instalasi listrik jika terjadi hubungan Korsleting, MCB akan segera memutuskan sumber listrik jika terjadi korsleting pada instalasi listrik di rumahmu.
  • Menjaga dari kelebihan pemakaian arus listrik, jika listrik dirumah anda memiliki daya 900 Watt, maka arus maksimalnya yaitu 4 Ampere.
  • Jika penggunaan perlatan listrik yang dayanya melebihi 900 Watt, maka MCB akan memutuskan sumber listrik, dan listrik akan padam.

 

2. Pasang Pengaman Anti Kontak

 

Selain MCB, Instalasi listrik dirumah juga harus dipasang pengaman Anti kontak.

Pengaman Anti kontak atau ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) akan Memutuskan sumber listrik jika terjadi kebocoran listrik ke bumi.

Pastikan, ELCB yang digunakan adalah khusus untuk menjaga manusia dari bahaya kesetrum.

Dan juga, pastikan Anti kontak atau ELCB sudah dipasang dengan baik dan benar, dan dilengkapi dengan Box pengaman.

Dengan ELCB Anda dan Keluarga dapat terhindar dari bahaya sengatan listrik pada Instalasi listrik ditempat anda.

 

3. Cek Jenis Kabel Listrik yang digunakan untuk Cara Instalasi Listrik

 

Pemasangan jenis kabel yang tidak tepat, dapat membuat Instalasi listrik dirumah anda menjadi tidak Aman.

Jenis-jenis Kabel untuk Instalasi Listrik

 

A. Kabel NYA

KABEL NYA

Selanjutnya Kabel listrik jenis NYA yang biasanya digunakan untuk kabel instalasi rumah.

Dengan Ukuran yang lumayan  kecil yakni hanya sekitar 1,5 mm2 sampai 2,5 mm2 dapat digunakan untuk instalasi lampu dan stop kontak.

Bentuknya memiliki inti tunggal yang dilapisi isolasi PVC. Kabel NYA tersedia dalam berbagai warna yakni warna merah, kuning, biru, dan hitam.

Namun, isolasinya yang tipis membuat kabel ini mudah cacat, mudah digigit tikus, dan tidak tahan air.

 

B. Kabel NYM

Kabel NYM

Kabel NYM dapat digunakan untuk instalasi listrik rumah, gedung dan dipergunakan di lingkungan yang kering atau basah, namun tidak ditanam.

Inti Bagian kabel NYM terdiri dari 1 sampai 4 inti yang dilapisi dengan lapisan isolasi PVC.

Dengan isolasi yang lebih tebel, kabel ini lebih menjamin keamanan yang lebih baik dari kabel NYA.

 

C. Kabel NYY

Kabel NYY

Jenis Kabel listrik NYY ini dilapisi dengan lapisan isolasi berwarna hitam dan memiliki 2 sampai 4 inti.

Kabel NYY digunakan untuk instalasi kabel tanam karena lapisan isolasinya yang lebih kuat.

Lapisan isolasi yang ada pada dikabel ini tidak disukai tikus sehingga cocok untuk instalasi listrik tanam.

 

D. Kabel NYAF

Kabel NYAF

Jenis Kabel NYAF ini memiliki Kabel yang fleksibel disertai penghantar tembaga berisolasi PVC yang memiliki warna merah, biru, hitam, dan kuning.

Karena Keunggulannya itu, kabel NYAF ini cocok untuk instalasi panel yang memerlukan tingkat fleksibilitas yang tinggi.

 

E. Kabel NYFGBY

Kabel NYFGBY

Jenis Kabel NYFGBY ini untuk  instalasi kabel rumah bawah tanah dengan memerlukan perlindungan yang tinggi.

Kabel ini cocok untuk ruangan bawah tanah atau di dalam saluran di tempat terbuka untuk mengantisipasi gangguan mekanis.

Dan juga, kabel ini dipakai untuk tekanan rentangan yang tinggi selama dipasang dan dioperasikan.

 

F. Kabel BC

Kabel BC

Berikutnya jenis kabel listrik yang sering digunakan sebagai penangkal petir, yakni kabel BC.

Kabel BC adalah kabel model pilin (stranded) yang disatukan dan berukuran 6 – 500 mm2 dengan tegangan 500 V.

Jenis kabel BC ini juga dapat dipakai untuk saluran di atas tanah.

 

G. Kabel ACSR

Kabel ACSR

Jenis kabel ACSR berfungsi sebagai kawat penghantar dan terdiri dari aluminium ber inti kawat baja.

Fungsinya cukup berbeda dari kabel lainnya dikarenakan kabel ACSR biasa digunakan untuk saluran transmisi tegangan tinggi.

Pada Umumnya, saluran transmisi dengan tegangan tinggi digunakan di tiang dengan jaraknya saling berjauhan sehingga membutuhkan kabel dengan tarikan kuat seperti kabel ACSR.

Oleh Sebab itu, pastikan bahwa Kabel listrik yang digunakan dirumah anda sesuai dengan kebutuhan, dan berstandar SNI dan LMK.

 

4. Cek Ukuran kabel yang Digunakan

Ukuran kabel merupakan suatu hal yang penting untuk diperhatikan, karena jika ukuran kabel yang digunakan tidak sesuai dengan daya listrik, atau jika kabel listrik yang digunakan ukurannya terlalu kecil dapat menyebabkan kabel tersebut panas, dan terbakar.

Maka, perlu diperhatikan bahwa ukuran Kabel listrik yang digunakan untuk Instalasi listrik di rumah anda sudah sesuai dengan Kemampuan Hantar arusnya (KHA).

 

5. Periksa Stop Kontak dan Saklar yang Digunakan

Pemasangan Stop kontak, Fitting, dan Saklar lampu yang tidak tepat, bisa mengakibatkan Instalasi listrik dirumah anda menjadi rentan atau tidak aman.

Jika akan memasang Stop kontak dan Saklar harus ada jarak 150 cm dari permukaan lantai,dan jika dipasang lebih rendah, maka stop kontak harus dilengkapi dengan penutup.

Perhatikan juga Stop kontak dilengkapi dengan terminal Arde, dan terpasang dengan baik dan benar untuk menghindari terjadinya kebocoran listrik.

Pastikan menggunakan atau membeli Stop kontak, Fitting, dan Saklar lampu yang digunakan memiliki kualitas yang baik, standar SNI, dan dipasang dengan baik dan benar.

 

6. Periksa Sambungan Kabel

Sambungan Kabel yang terlalu banyak dan tidak tersambung dengan benar, dapat menyebabkan timbulnya percikan api dan kebakaran.

cara instalasi listrik

Sambungan Kabel

karena itu, hindari sambungan kabel yang terlalu banyak, dan senantiasa memperiksa setiap sambungan kabel yang ada sudah tersambung dengan baik, dan menggunakan Wire Nut untuk menyambung kabel dan Junction Box atau Kotak sambungan untuk tempat sambungan kabel.

 

7. Lengkapi Instalasi listrik dengan Kabel Arde.

lihat dan amati Instalasi listrik dirumah anda, apakah sudah dilengkapi dengan kabel arde, dan apakah kabel arde tersebut sudah terpasang dengan benar.

Serta lakukan pengukuran Grounding (Arde) untuk memastikan Arde sudah terpasang dan terhubung ke bumi.

Kabel Arde yang baik harus terpasang pada setiap peralatan listrik, dan terhubung ke tanah.

Demikian dari Artikel kali ini.Diatas sudah dikemukakan cara instalasi listrik yang benar dan aman,semoga anda semua dapat menerapkan ilmu diatas dengan baik dan benar.Dengan cara instalasi listrik yang tepat semoga Anda semua dapat terhindar dari berbagai bahaya dan resiko dari instalasi listrik yang tidak tepat.Terimakasih.

× Whatsapp Kami!